Sabtu, 27 Maret 2010

Fungsi & Sistem Basis Data

1. Pengertian Basis Data.
Basis Data atau biasa disebut dengan Database adalah kumpulan dari item data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu. Ada juga yang mendefinisikan basis data adalah kumpulan informasi yang disimpan didalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.

a. Fungsi Basis Data :
 Basis data merupakan salah satu komponen penting dalam system informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.
 Basis data menetukan kualitas informasi : akurat, tepat pada waktunya dan relevan. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya.
 Basis data mengurangi duplikasi data (data redudancy).
 Dengan mengaplikasikan basis data, hubungan data dapat ditingkatkan.
 Basis data dapat mengurangi pemborosan tempat simpanan luar.

b. Kegunaan Basis Data :
 Isolasi data untuk standarisasi.
Jika data tersebar dalam beberapa file dalam bentuk format yang tidak sama, maka ini menyulitkan dalam menulis program aplikasi untuk mengambil dan menyimpan data. Maka haruslah data dalam satu database dibuat suatu format sehingga mudah dibuat program aplikasinya.
 Kesulitan pengaksesan data.
Kesulitan yang akan terjadi jika belum tersedianya program yang dibutuhkan untuk mengeluarkan suatu data dan penyelesaiannya adalah kearah DBMS yang mampu mengambil data secara langsung dengan bahasa yang familiar dan mudah digunakan (user friendly).
 Redudansi dan inkosistensi data.
Redudansi adalah penyimpanan dibeberapa tempat untuk data yang sama dan mengakibatkan pemborosan ruang penyimpanan dan juga biaya untuk mengakses jadi lebih tinggi.
 Multiple user (banyak pemakai).
Alasan database digunakan karena nantinya data tersebut akan dibangun dan digunakan oleh orang banyak dalam waktu yang sama, diakses oleh program yang sama tapi berbeda orang dan waktu.
 Masalah keamanan data.
Tidak semua pemakai sistem database diperbolehkan untuk mengakses semua data. Keamanan ini dapat diatur lewat program yang dibuat oleh fasilitas keamanan dari operating sistem.
 Masalah integritas data (kesatuan data).
Data yang tercerai berai dalam beberapa file bisa disatukan dengan menggunakan field kunci. Field kunci adalah field yang unik yang bisa mewakili keseluruhan record.
 Masalah data independence.
Data selesai dimasukkan dan program aplikasi selesai dibuat, jika suatu ketika ada perubahan terhadap struktur datanya, maka program aplikasi harus diubah pula (jika program ditulis dengan Basic atau Pascal), tetapi bila program ditulis dengan DBMS perubahan terhadap program aplikasi cukup menggunakan append untuk menampilkan data dengan list.

2. Pendapat.
 Menurut saya fungsi dan kegunaan dari Basis data atau Database ini sangat penting bagi kehidupan kita juga sangat berpengaruh pada perusahaan kita nantinya. Karena Basis data ini merupakan program aplikasi Basis data yang menggunakan model klien/ server. Basis data ini juga merupakan dasar dalam menyediakan informasi yang berkualitas yang akurat, tepat pada waktunya dan relevan serta dapat mengurangi pemborosan tempat simpanan luar.
Dengan ini saya pikir bahwa Basis data/ Database sangat berperan aktif di dalam dunia usaha kita agar usaha yang kita bangun mempunyai data-data yang lengkap dan lebih mudah untuk mencari data-data yang telah kita aplikasikan ke dalam Database tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar